Muqoddimah
Alhamdulillah wa sholatu wa ssalamu a’la asrofil
anbiya wal mursaliin wa a’la aalihi wa sohbihi ajmaiin. Ama ba’du
HR.
Daruquthin dari Anas
Qaala Rasulullah “Barang siapa yang menipu ummatku,
maka baginya laknat Allah para malaikat dan seluruh manusia”. Dan sebagimana
sabda Rasulullah saw yang menyatakan akan ada nya dajjalun kaddzabuun(orang pintar pendusta)di fase akhir jaman kita
ini.
Dengan ini kami berupaya mengembalikan dan
meluruskan tentang amalan bid’ah yang sering kali menjadi alat fitnah bagi para
ulama dan kaum muslimin. Utamanya membuat resah keadaan beragama di kalangan
awam ilmu. Yang mana menjadi momok menakutkan bagi sebagian orang yang tak tahu
seluk beluk hukum syar’i.
Dikarenakan dewasa ini marak nya fitnah yang
ditujukan pada satu kelompok oleh para Wahabi, kita sebut saja karena ini
merupakan ultimatum dalam peperangan berilmu yang menyangkut kebenaran sejarah
ummat. Maka jangan heran jika dalam artikel ini banyak membahas tentang wahabi,
karena dari sudut pandang ulama dan ilmu sudah menjurus kepada pengkufuran
serta merusak akidah. Maka sewajarnya di sebutkan namanya untuk mengantisivasi
ketidaktahuan. Dan dalam hal ini, bisa kita artikan dengan makna berjihad dalam
berilmu, karena sedang melawan penghapusan sejarah yang menyesatkan.
Timbul banyak keresahan dan kebimbangan di kalangan
muslimin semua, akibat tingkah polah mereka yang memanfaatkan orang awam, oleh
orang berilmu yang hasad dan pendusta dengan kata-kata manis mereka, yang
bertujuan merusak akidah dan menghilangkan sejarah. Nanti akan terlihat ketika
anda membaca sedikit pengetahuan umum dari sejarah islam yang kami hadirkan
dalam artikel ini, dengan menampilkan beberapa riwayat yang disembunyikan dalam
tiap pembahasan mereka Wahabi.
Setiap apa yang mereka ucapkan disetiap pertemuannya,
hanya mengolok-olok para Ulama Mujtahid dan Ulama Ahlus Sunnah dengan kata-kata
yang tak etis di dengar khalayak, dan tak pantas bagi seorang berilmu
merendahkan pembuat ilmu tersebut. Bahkan, berani menyembunyikan sebagian
kebenaran Hadis yang menjadi sandaran landasan dasar para muslimin umumnya,
sehingga terjadi gejolak dikalangan awam.
Ini bisa dikategorikan dengan kata serangan politik
terhadap ummat Islam dengan mengatasnamakan Agama. Maka sungguh laknat, jika
mereka benar-benar berbicara dengan tujuan demikian. Karena, penjelasan mereka
yang terkesan menyembunyikan Hadis, dan adanya sebagian orang yang kurang
pengetahuannya dilibatkan untuk jadi pendakwah, sehingga merusak tatatertib
keilmuan secara dohir.
Sudah menjadi hal maklum dikalangan Ulama dan para
santri tentang darimana asal mereka dan apa tujuan mereka, karena indikasi dan
kejadian ini sudah di nas kan dalam Hadis dan Quran, serta danya fakta lapangan
tentang kegiatan mereka di lapangan. Harus anda ketahui sekarang semua
kaum(negara kafir)selain Islam, termasuk para munafik sedang mengincar kita
dari berbagai macam sudut dan kondisi. Maka dari itu jangan lengah dengan
mereka. Dan perbanyaklah pengetahuan anda. Apalagi sekarang hal yang mereka
bawa dan sampaikan dapat merusak keutuhan keislaman, dengan cara menyelinap
dibawah nama Islam dengan ajaran agama yang bertujuan menyasar para muslim yang
awam ilmu, dengan sunnah yang beresensi makna yang tak lengkap dan dipelintir
maksud dari murod dan tujuan Hadisnya.
Maka dari itu, semoga sedikit artikel ini bisa
bermanfaat dan membantu kawan sekalian, dalam berpandangan secara sunnah yang
benar. Dan biasakan di baca sampai akhir, karena menyangkut keterkaitan makna
yang tak akan sempurna jika terlewat, dan akan menimbulkan kesalahfahaman jika
tak mengerti tujuan maknanya. Selamat menyimak dan jangan lupa membaca Bismillah.
“Kullu amrin dii balin la yubda’u bi basmalati fahuwa aqtho”, setiap perkara
yang baik jika tak diawali dengan bismillah maka putus berkatnya(kebaikannya).
Selamat membaca😊😊😊
Wassalamua'laikum

No comments:
Post a Comment